MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

Sunday, November 14, 2010

Nanny's Pavillon

Kamu seorang pecinta pancake? Kalo iya, Nanny's Pavillon adalah tempat makan yang wajib kamu datengin! Waktu itu saya pernah bikin review tempat tsb di blog ini, dan kebetulan akhir-akhir ini saya sering makan di sana. Tempanya asik, desainnya keren (dengan warna tembok putih dan interior eropa), makanannya juga enak loh. Di sini ga cuman disediain pancake aja, waffle, spaghetti, baked rice, dan sandwich juga bisa kalian nikmatin di sini. Harganya juga ga begitu mahal, untuk satu pancake itu kira-kira harganya antara 20-30ribuan.

Gini ceritanya, waktu itu kaka saya yang pertama mau ngadain foto wisuda di Jonas. otomatis semua keluarganya juga harus ikut difoto. Di Jonasnya itu kita nunggu lama banget, angkanya tuh kayak yang ga berubah-ubah gitu. Alhasil setelah giliran kita tiba, kita pun difoto beberapa kali di studio yang telah disediakan. Pas saya liat jam, ternyata kita udah nunggu selama kurang lebih 5 jam!! Wah gila pantes aja kerasa capek banget. Eh eh dan ternyata ternyata, ayah dan ibu saya ngajakin ke Nanny's Pavillon yeeeey !!! Tapi sayang, waktu itu hape saya abis batre dan ga bisa motret makanannya. Hm tapi gapapa deh, yang penting bisa nikmatin manisnya pancake di Nanny's Pavillon lagi ehehe. Seneng banget waktu itu, soalnya emang udah lama sih ga makan di sana. Di sana saya pesen Apple Pancake, untuk minumnya saya pesen Cookies and Cream. Ituloh, oreo yang diblender pake susu terus pake cream di atasnya, dan biasanya suka ada biskuit oreonya nempel di bibir gelas. Dannn, untuk main coursenya saya pesan Smoked Brisket Spaghetti. Spaghetti dengan beberapa potongan daging asap, jamur, sosis, dan sausnya bener-bener kerasa. Spaghetti ini jadi recommended loh di daftar menu mereka ;)


Smoked Briske
t Spaghetti


Apple Pancake


Cookies and Cream


Ibu saya pesen Black Crunchy Caramel Pancake, pancake yang diolesi lelehan caramel di atasnya, dipakein eskrim, dan ditaburin potongan oreo renyah dan gurih hmmm yummy banget deh rasanya!!


Black Crunchy Caramel Pancake

Kaka saya waktu itu pesen Chocolate Crazy Pancake. Pancake ini diolesin saus coklat di atasnya dan ditaburi eskrim coklat yang segar, cocok banget buat kamu yang pecinta coklat.


Crazy Chocolate Pancake

Seneng banget deh, akhirnya saya kembali ke tempat ini setelah setahun ga kesini ahaha. Rasa pancakenya masih enak, pelayannya masih ramah, tapi harganya makin mahal :( Dan yang anehnya lagi, tiap kali suapan pancake terakhir kok ada perasaan eneg ya? Terakhir kali saya ke sini juga sama. Tapi overall, semua makanannya enak-enak kok, pokonya ga ada tempat lain yang bisa nandingin Nanny's Pavillon deh :p Seneng banget ya kalo bisa makan di sini tiap hari, itung-itung nambah berat badan yang akhir-akhir ini turun karena stres dan masalah pribadi huehehe.

Nanny's Pavillon
Jl. R.E Martadinata no 112

Bandung
Tel 022-4271537

Saturday, November 13, 2010

10 Juta Untuk Pendidikan yang Lebih Baik

Untuk seseorang yang masih berstatuskan pelajar seperti saya, pasti uang selalu menjadi kendala. Memang, biaya pendidikan jaman sekarang sudah menggila harganya, apalagi buat mereka yang bersekolah di sekolah swasta. Dari biaya masuknya saja sudah mahal, apalagi biaya kesehariannya. SPP dan DSP adalah salah satu kewajiban membayar yang wajib kita penuhi kalau kita tidak ingin dikeluarkan keluar dari sekolah, dan harganya sangat jauh sekali dari jangkauan kita. Karena itulah, kita membutuhkan yang namanya orang tua. Untuk orangtua yang sudah bercerai seperti orangtua saya, pastinya kebayang dong darimana datangnya uang sebesar jutaan rupiah dan beberapa ratus rupiah tiap bulannya? Yak, benar. Ibu saya lah yang menjadi penyebab kebutuhan sekolah saya bisa terpenuhi. Beliau yang menjadi kepala keluarga, dan beliau lah yang dengan sabar selalu bersusah-payah untuk menafkahi ketiga anaknya. Ibu saya pernah berkata kepada saya, "Uang bukanlah segalanya, yang penting kita memiliki hati dan niat yang bersih." Sejenak sesaat setelah saya mendengarkan pendapat tsb, saya mengiyakannya. Tetapi lama kelamaan saya mulai berpikir: apa yang akan saya katakan apabila pihak sekolah mulai menagih SPP kepada saya dan saya tidak memiliki uang? Apakah saya akan mengatakan: "Maaf Pak/Bu, saya belum memiliki uang, tapi saya memiliki hati dan niat yang bersih." Apa mungkin pihak sekolah dengan seketika mengikhlaskan Rp285.000,- hanya karena mendengarkan suatu pernyataan tulus dari seorang bocah lugu: hati dan niat yang bersih? Tentu tidak. Maka, dari situ saya mulai memiliki statement sendiri, uang memang bukan segalanya, tapi segalanya membutuhkan uang. Dan saya yakin, tidak ada seorang pun yang bisa menyangkal statement tersebut.

Uang sangat penting sekali peranannya dalam hidup manusia, dengan uanglah kita dapat makan tiga kali sehari. Karena uanglah kita memiliki baju yang sedang kita kenakan sekarang, dengan uanglah kita dapat terlindungi dari hujan dan terik matahari dalam wujud yang telah ditukarkan dengan rumah. Uanglah yang menjadi alasan mengapa kebutuhan kita dapat terpenuhi. Dengan uang berlebih, kita mungkin saja dapat memiliki barang yang kita inginkan. HP dan laptop misalnya. Kedua benda tersebut tentu takkan kita miliki kalai kita tidak memiliki nominal uang yang cukup. Kita mungkin akan kelaparan di sekolah setelah kita tau dompet kita tertinggal di rumah. Kita mungkin akan kehilangan kesempatan bermain bersama teman (entah itu nonton, ke mall, dan sebagainya) karena uang tidak mencukupi. Bahkan, kita mungkin terpaksa menahan buang air kecil di wc umum karena tak mampu membayar.
Segalanya memang memerlukan uang. Uang merupakan benda yang wajib dimiliki kalau memang kita ingin hidup layak. Tanpa uang, kepuasan dalam hidup tidak akan pernah tercapai. Jadi, sungguh omong kosong kalau ada orang yang bilang uang bukan segalanya, orang tsb tentu tidak akan hidup bila tidak memiliki uang.

Kembali ke masalah tadi, saya jadi membayangkan: bagaimana bila di dunia ini ada seorang anak yang nasibnya lebih buruk dari saya? Bagaimana kalau anak tsb tidak mampu membayar biaya sekolah? Memang wajib belajar itu hanya 9 tahun dan dibiayai pemerintah, tapi apakah pembelajaran 9 tahun itu akan cukup untuk bekal anak tersebut di masa depan untuk menafkahi keluarganya kelak? Untuk menafkahi istri dan beberapa anaknya nanti? Dan lebih buruknya lagi, bagaimana bila tak hanya seorang, tetapi separuh dari penduduk di Indonesia? Atau bagaimana kalau di dunia ini ada satu sekolah yang fasilitasnya masih buruk? Bagaimana kalau sekolah tersebut tidak dapat menghasilkan siswa yang berkualitas dan berilmu cukup untuk bekal di masa depannya nanti? Bagaimana kalau tidak hanya satu, tetapi ratusan sekolah yang tersebar di Indonesia?

Saya pernah melihat beberapa berita di TV dan koran mengenai beberapa sekolah yang rusak karena menjadi korban bencana alam. Atap kelasnya bocor, meja dan kursi tidak layak, fasilitas masih minim, dsb. Bagaimana sekolah seperti ini dapat menghasilkan siswa yang berkualitas saya pikir. Sedangkan di jaman yang sudah serba maju peradabannya seperti sekarang, ilmu pengkomputeran dan bahasa penting sekali untuk dipelajari. Lalu bagaimana untuk sekolah-sekolah yang tidak memiliki fasilitas seperti lab komputer dan lab bahasa? Ilmu yang mereka berikan ke siswa-siswi mereka pasti tidak akan pernah cukup.



Untuk sementara, mari kita alihkan dulu sesaat pikiran kita kepada uang 10 juta. Kebayang ga sih apa saja yang bisa kita lakukan dengan memegang uang 10 juta? Dengan 10 juta, saya bisa membantu anak-anak yang tidak mampu untuk bersekolah lagi, dengan uang 10 juta saya bisa memperbaiki beberapa sekolah yang rusak, dengan uang 10 juta saya bisa (dan akan) sumbangkan untuk dana pembangunan bagi sekolah yang masih minim fasilitasnya. Dengan uang 10 juta, saya bisa membantu negara ini menghasilkan lebih banyak dan lebih berkualitas siswa-siswa calon penerus generasi bangsa yang berprestasi. Dan setidaknya, dengan uang 10 juta saya bisa sedikit berguna di mata masyarakat.

Thursday, November 04, 2010

Makna Tekad dan Tujuan dalam Hidup

Kalian pernah ga ngerasa kalo hidup kalian serasa lari di atas treadmill? Tau treadmill kan? Ituloh benda yang suka dipake olahragawan untuk lari marathon. Nih saya kasih liat gambarnya biar lebih jelas:



Benda yang kalian liat di atas itu namanya treadmill. Cara kerjanya, treadmill ini akan membuat orang yang berada di atasnya berlari sepuas mereka tanpa berpindah jarak. (Perasaan niat amat yak cuman buat ngejelasin treadmill doang). Nah, ini yang lagi saya rasain sekarang. Eh tapi bukan maksudnya saya lagi make treadmill buat ngurusin badan, bukan. Tapi saya ngerasa... saya sadar kalo hidup saya itu ga kemana-mana, persis seperti cara kerja treadmill yang saya sebutin di atas. Kita lari sekuat tenaga, tapi tetep aja lokasi kita di situ-situ juga, ga berubah. Saya udah berusaha merubah nasib dan hidup saya (keuangan, pelajaran, dll) tapi tetep aja ga berubah. Tetep ga sebaik yang saya harepin. Saya jujur akhir-akhir ini sering ngerasain depresi yang sebabnya ga jelas. Saya mulai sering ngerenung, apa ya tujuan saya hidup? Buat apa saya hidup kalo saya cuman ngecewain orang-orang yang saya cintai? Buat apa saya hidup, kalo ternyata hidup saya itu ga menghasilkan keuntungan apapun ke dunia? Buat apa saya hidup kalo saya selalu bikin sakit hati orang-orang terdekat saya? Buat apa saya hidup kalo di lingkungan aja saya ga diterima? Dan "buat-apa-saya-hidup" lainnya...

Saya depresi, gatau mesti ngelakuin apa lagi buat ngerubah nasib saya. Saya ngerasa udah ngelakuin apa aja yang saya bisa, (belajar, nyari prospek, nabung, dll) tapi entah kenapa usaha saya gagal gitu, tiba-tiba usaha yang udah saya lakonin berasa ilang aja entah kemana. Nilai jelek, bisnis ga jalan, kantong kering, dll.

Sampai suatu waktu, saya baca buku yang direkomendasiin upline ke saya. Yaitu buku tentang pengembangan diri, buku yang isinya banyak hal mengenai gimana cara kita berpikir bisa berpengaruh sama nasib dan hidup kita. Saya kebetulan baca di suatu bab yang lagi "ngena" banget sama masalah saya sekarang. Berikut ini kisah inspiratif yang saya baca dari buku tsb:

"Tujuan, tujuan yang bersemangat, dapat membuat seseorang tetap hidup ketika tidak ada yang lain dapat berhasil. Nyonya D, ibu dari seorang teman kuliah saya, terkena kanker ketika putranya baru berusia dua tahun. Lebih buruk lagi, suaminya meninggal dunia hanya tiga bulan sebelum penyakitnya didiagnosis. Dokternya hanya memberikan sedikit harapan. Akan tetapi Nyonya D tidak mau menyerah. Ia bertekad bahwa ia akan melihat putranya yang berusia dua tahun nanti kuliah di perguruan tinggi dengan menjalankan sebuah toko kecil yang ditinggalkan oleh suaminya. Ada banyak operasi bedah. Tiap kali para dokter mengatakan, "Hanya tinggal beberapa bulan lagi."

Kankernya tidak pernah sembuh. Akan tetapi, "beberapa bulan lagi" itu berlanjut hingga 20 tahun. Ia melihat putranya lulus dari perguruan tinggi. Enam minggu kemudian ia meninggal dunia."


Hati saya bergetar dari tiap kata demi kata yang saya baca. Sekarang udah keliatan jelas banget dimana letak kesalahan saya selama ini. Segala usaha yang saya lakuin, dilakuin tanpa tujuan dan tekad yang kuat.

Saya belajar suatu hal dari kisah tsb. Tujuan, keinginan yang membara, cukup kuat untuk menunda kematian tertentu selama dua dasawarsa. Tujuan yang kuat, akan selalu memotivasi kita untuk tidak menyerah sekalipun beribu masalah menghadang. Orang yang memiliki tujuan dan tekad yang kuat, cepat atau lambat akan mencapai hal yang dia inginkan dengan cara yang indah.

Sunday, September 05, 2010

Ada yg tau tempat affiliate marketing yg bagus gaaa? -__-

Ada yg tau tempat affiliate marketing yg bagus gaaa? -__-

Answer here

Wednesday, August 18, 2010

7 Kesalahan yang Sering Diperbuat Pebisnis MLM dalam Mengembangkan Jaringan

Halo, Alhamdulillah saya masih punya kesempatan lagi buat nulis di blog ini hehehe. Kali ini saya pengen mosting tentang beberapa kesalahan yang sering dilakuin oleh pebisnis MLM. Kita mungkin kadangkala ngerasa udah berhasil, kita udah berhasil masuk ke perusahaan MLM yang kita inginkan, kita udah ngerasa siap untuk ngebangun jaringan dan memasarkan produk, kita bener-bener excited banget buat ngejalanin bisnis ini.

Tapi, setelah 2-3 hari... Gak ada hasilnya...

Kenapa? Gak usah khawatir, kamu gak sendirian kok di dunia ini :) Faktanya, ini adalah skema umum yang terjadi dalam MLM. Orang-orang terpaku, ngebayangin berapa keuntungan yang bisa didapet begitu kita udah sukses dalam bisnis ini, pada akhirnya kita pun setuju untuk ikut bergabung. Kita kebanjiran berbagai e-mail dari upline, kartu ucapan, SMS, telfon, dan lain sebagainya, tapi gak satupun dari semua itu membuahkan hasil yang bermakna buat kita. Para upline kita pun kadang gak bisa ngasih solusi yang tepat, karena bagi saya, hal yang terpenting adalah bukan seberapa besar dorongan-dorongan yang telah diberikan oleh upline-upline kita. Tapi adalah gimana cara kita ngenyikapin berbagai permasalahan yang kita alamin, dan menyulapnya menjadi suatu pembelajaran bagi kita. Nah, di sini saya pengen ngasih 7 Kesalahan yang Sering dilakukan Oleh Pebisnis MLM beserta solusinya.

1. Menggunakan "Kelembagaan Periklanan"
Kelembagaan periklanan maksudnya adalah ketika kita gak fokus kepada prospek saat kita mempresentasikan produk kita. Melainkan lebih fokus kepada diri kamu, rencana kamu, bonus yang kamu janjikan, produk kamu, atau sales-sales lain yang berada di sekeliling kamu. Ini adalah cara yang salah. Ini sama aja kamu cuman berusahan menanamkan produk/merk kamu ke dalam otak mereka, sehingga andaikan mereka butuh sesuatu, mereka akan membeli produk yang kamu tawarkan. Ini, sekali lagi, adalah cara yang salah. Kamu harus fokus kepada prospek, kebutuhan mereka lebih penting daripada kebutuhan kamu ataupun kebutuhan MLM yang sedang kamu jalani sekarang ini. Kasih porsi yang sesuai buat mereka.

Solusi: Fokuslah kepada prospek kamu, pahami betul-betul apa yang mereka butuhin dan jangan sekalipun memaksa kehendak mereka. Inget, prospek adalah hal paling berharga untuk dihargai :)

2. Jatuh ke Mode Menejmen
Yang satu ini boleh dibilang cukup fatal. Untuk menghasilkan uang di network marketing, bisnis baru adalah hal terpenting bagi kita. Dalam 2-3 tahun pertama, bisnis baru adalah sesuatu yang mendorong pendapatan kamu. Kalo kamu terlalu sibuk dalam mengelola orang lain dan gak satupun dari kegiatan itu yang menghasilkan bisnis baru, maka pendapatan kamu bakal turun. Ini adalah yang saya sebut sebagai "Mode Menejmen" dan hal inilah yang bakal bikin kamu gagal dalam membangun pendapatan jangka panjang.

Solusi: Selalu berpikiran maju, pimpin dengan contoh, dengan membangun

3. Membuat MLM Menjadi Bisnis Kamu
Satu dari berbagai fakta MLM adalah mengatakan bahwa kamu TIDAK memiliki bisnis MLM kamu sendiri. MLM yang kamu jalani bisa kapan aja mengubah peraturan, menghilangkan beberapa produk, atau apapun yang bisa bikin pendapatan kamu turun. Dengan menjadikan MLM itu sebagai bisnis kamu, hal itu bakal membatasi kamu untuk melihat berbagai peluang besar yang muncul di luar MLM, yang mungkin aja bisa menggandakan keuntungan kamu menjadi berlipat-lipat.

Solusi: Jangan cuman terfokus pada MLM aja, atau jangan menganggap MLM adalah satu-satunya bisnis yang ada di dunia ini. Kembangin bisnis kamu ke beberapa area! Jangan cuman di MLM aja.

4. Nggak dijalani secara personal
MLM itu membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membangun jaringan, seperti halnya bisnis menguntungkan yang lain. Gimanapun juga, kamu gak boleh sampai lupa akan downline kamu. Setiap manusia pasti punya masalah, gak terkecuali downline atau grup kamu. Perhatiin segala masalah yang mereka alamin, kasih solusi yang tepat, dan yang terpenting adalah, kamu harus bisa menjadi sarana curhat bagi downline kamu yang punya berbagai masalah. Jalani hal ini secara personal, agar downline kamu semakin percaya akan kepemimpinan yang kamu miliki.

Solusi: Perhatikan masalah yang dihadapi downline, berikan solusi yang tepat, dan bangunlah kepercayaan

5. Nggak dijalani secara nyata
Teknologi bikin kamu bisa dengan mudah berhubungan dengan berbagai downline dan prospek. Dengan teknologi ini, kamu bahkan bisa memprospek calon downline kamu secara jarak jauh. Tapi, hal ini menurut saya seakan menjadi gak mirip seperti "penjualan langsung". Sadar apa ngga, percaya gak percaya, MLM itu sebetulnya adalah "penjualan langsung". Contohnya saya, saya paling ngga suka ngejual barang. Tapi pada kenyataannya, inilah MLM tersebut. Kamu mungkin gak terlalu aktif dalam menjual barang. Tapi, pada saat tertentu, kamu pasti akan menjual sesuatu. Karena itulah yang dituntut dalam MLM.

Solusi: Jadilah orang yang realistik, dan sadari kalo MLM adalah bisnis menjual produk

6. Kehilangan Fokus
Hal ini adalah kesalahan yang paling gampang dibuat oleh kebanyakan pebisnis MLM. Beribu cara periklanan yang bisa kamu pilih, dan kamu cuman bisa milih salah satu. Pilihan 1, 2, dan 3. Kamu milih pilihan 1, nah kamu harus fokus ngerjain tata kerja yang pilihan 1 miliki -- seengganya sampai kamu sadar kalo pilihan yang kamu ambil gak begitu efektif setelah beberapa minggu, maka berhentilah mengerjakan pilihan 1.

Solusi: Konsisten sama satu hal yang kamu pilih. Fokus pada pilihan kamu, sampai kamu menemukan bahwa pilihan itu udah gak efektif lagi buat kamu. Got it?

7. Menjadi Joki Komputer
Joki komputer? Apaan tuh? Joki komputer adalah seseorang yang duduk seharian di depan komputer mengerjakan MLM secara online sepenuhnya, 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Ini gila banget. Emang sih perlu kita akui, dunia maya menawarkan berbagai cara praktis dalam membangun jaringan. Tapi, dunia maya bukan satu-satunya yang bisa menawarkan berbagai cara efektif. Menulis surat, katalog, kopdar (kopi darat), dan berbagai cara yang dilakukan secara offline bisa aja lebih efektif dari cara yang kita lakukan via online.

Solusi: Lakukan pemasaran via offline untuk mengembangkan jaringan

Tuesday, July 06, 2010

New Template!

Assalamualaikum,

Akhirnya, setelah beberapa waktu saya putuskan untuk mengganti template blog ini dengan harapan supaya pengunjung blog ini bakal lebih betah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya. Berbeda dengan template sebelumnya, template yang sekarang saya buat hasil mencoba Perancang Template terbarunya Blogger. Saya memilih template "Jendela Gambar" buatan Josh Peterson yang backgroundnya udah saya ganti dengan gambar pemandangan yang saya ambil dari http://koleksifoto.com. Tapi itu juga gak langsung pake, saya kompres dulu ukurannya di http://www.imageoptimizer.net/Pages/Home.aspx biar gak terlalu ngabisin waktu buat membuka blog ini. Bayangin aja! Gambar yg asalnya berukuran 1MB kini hanya berkisar antara 100-200 KB hanya dgn mengkompresnya di http://www.imageoptimizer.net/Pages/Home.aspx!

Ohya, gambar2 yang saya ambil dari http://koleksifoto.com bagus banget loh! Selain bagus dan lengkap, gambar yang disajikan tajem banget! Seakan-akan kita bisa ngeliat pemandangan aslinya wkwk.

Semoga dgn digantinya template blog ini, bisa bikin pembaca semakin sering meluangkan waktunya di sini :)

Ngomong2, saya minta pendapatnya dong! Isi aja polling yang udah saya sediain di sidebar kanan paling atas, pendapat anda berarti banget untuk membangun blog ini ke arah yang lebih baik :)

Wassalamualaikum

Saturday, July 03, 2010

Free Your Mind and Be Yourself!!!!!!!!!!!!!

Yesss akhirnya blog ini ada yg ngurus juga wkwk. Apa kabar semuanya? Gimana rasanya setelah bertahun-tahun tanpa ngebaca tulisan saya? *lebayyy Eh tapi emang bener loh! kapan coba terakhir kali saya nulis2 di sini? Hmm pokonya udah lama bgt ya haaahaaahaaa. (Loh gan kenapa kamu? Ini beneran kamu yg nulis gan? Haah? Sejak kapan??) Hahahaha beda bgt ya bahasa tulisan saya sama tulisan2 sebelumnya? Wkwkwk.

Tau ga kenapa? Beberapa waktu yg lalu saya udah posting mengenai keharusan kita untuk memandang segala sesuatunya dengan pikiran luas dan tanggapan positif kan? Nah jujur setelah saya ngebaca tulisan itu, saya ngerasa ko ada yg beda sama bahasa tulisan saya ya? Ngga ngerti deh apa yg bikin saya berpikir kaya gitu, tapi mau dibaca berapa kali pun bahasa saya tetep kerasa beda bgt. Mungkin kamu juga ngerasa sama kali ya, coba deh baca postingan yg ini: http://www.dewagajah.co.cc/2010/05/thinking-positive-thinking-out-of-box.html

Sumpah demi apa saya ngerasa makin lama tulisan2 yg saya post ke sini tuh makin ngga bernilai aja buat dibaca orang -__- Abis itu saya ngerasa kalo ada yg perlu saya selidikin dari apa yg saya tulis, dengan tulisan di blog orang lain, antara bahasa tulisan yang serius dan ga serius, tujuan tulisan tsb ditulis, kepada tulisan tsb ditujukan dsb... Malah saya sampe kepikiran buat beli buku tentang menulis loh, judulnya kalo ga salah Writing Donuts. Walo saya akui belum saya baca sama sekali sampe sekarang @___@ Hmm udah aku baca sekilas sih, tapi yg saya tangkep dari buku itu adalah:

Cara terampuh untuk belajar menulis adalah dgn menulis, karena seiring keseringan kita utk menulis, tumbuh juga rasa keingintahuan kita untuk belajar menulis sehingga kemampuan menulis kita pun menjadi meningkat. Bingung? Sama.
Oke, aku udah nyerah sama buku itu. Langkah selanjutnya aku mulai ngebaca tulisan2 dari taun jebot masa pertama saya menulis di blog ini, sampe sekarang. Jujur, banyak bgt tulisan2 aku (loh kenapa nyebutnya jadi aku?) yang berasa bukan aku yg nulis. Misalnya aja, di blog ini kan ga jarang juga ya nyebar2in tips trik dan software langka? Nah, tulisan itu ko serasa orang lain yg nulis ya? Apa waktu itu saya sempet amnesia terus jadi ga inget sama tulisan sendiri? (Ini beneran, saya sempet ngira kaya gitu). Tulisannya terlalu baku, terlalu kebapak-bapakan, terlalu "sok" profesional gitu deccch brrrrrrrr. Aku ngga ngerti kenapaaa waktu itu bahasa tulisan aku kaya gitu? Sumpah pangling banget -,-

Teruus, abis itu aku coba buat nulis postingan yg agak nyantei dikit dan gak terlalu bertele-tele. Ibarat bahasa inggrisnya sih "As human being" (hehe sotau bgt ya saya?) Setelah saya coba dgn segenap kemampuan saya untuk menulis dgn nyantei (Ah elah mau nyante aja ribet bener ya wkwk), akhirnya terlahirlah bahasa aneh dan (sok) gahol yg siap siaga membuat mual pembacanya haha -_-

Hmm terlalu baku salah, terlalu ga serius juga salah. Jadi gmna nih bahasa blog saya sebaiknya? Aku mulai ngenilik-nilik lagi atas tujuan apa blog yg saya buat ini, dan kepada siapa ditujukannya. Tujuan saya di satu sisi sebetulnya utk mensejahterakan rakyat yg membutuhkan software dan bantuan dalam kebutuhan bisnis mereka dgn cara yg profesional. Tapi di sisi lain saya pengen blog saya dijadiin sarana curhat aja yg gak ada saut pautnya dengan trik komputer, software, dan tetek bengek lainnya. Tapi kalo aku milih tujuan ini, berarti aku cuman mikirin diri saya sendiri ya? Tapi kalo saya milih tujuan yg pertama tadi, saya ngerasa gak puas karena serasa bukan diri saya sendiri. *nah lo bingung

Setelah itu, saya mikir dgn serius. Saya punya dua tujuan, dan keduanya ngga bisa dijalanin di satu kesempatan. Tiap pilihan yg saya ambil bakal ngaruh bgt sama anggapan pembaca terhadap blog saya. Setelah saya pikir mateng2, akhirnya saya sadar. Saya ga akan ngambil kedua putusan tersebut. Saya bakal bikin lagi putusan saya sendiri, yg ini lebih asli dari hati nurani saya dan (smoga) bisa menguntungkan bagi pembaca.

Akhirnya saya memutuskan untuk Free My Mind and Just To Be Myselfffffffffffff!!!!!!!

Ternyata ini masalah yg selama ini saya hadepin, saya terlalu memfokuskan dan membatasi kebebasan saya utk menulis, dan saya selalu mencoba utk meniru gaya bahasa blog2 yg berisikan tips trik cara melakukan sesuatu. Skrg saya sadar, kalo hal itu nggak perlu! Buat apa saya nulis kalo gak didasari dari hati nurani saya sendiri?? Buat apa saya nulis kalo hal itu membuat saya seakan menjadi orang lain?? Dan skrg saya ngerasa lebih enak dan nyaman tiap kali saya punya niat untuk nulis. Udah lama bgt, dari saya mulai nulis di blog ini. Bahkan dari pertama kali saya tau definisi dari blog, saya gak pernah memosting berdasarkan kepuasan sendiri, melainkan terlalu fokus mementingkan gaya bahasa baku yg serius. Saya sadari skrg kesalahan saya, dan saya berniat gak mau ngulangin kesalahan untuk kedua kalinya.

Jadi, kesimpulannya Selamat Datang Di Blog Saya yang Baru! Tentunya dgn Gaya Bahasa yg lebih bebas dari sebelumnya! Saya harap pembaca suka dgn perubahan yg niatnya bakal saya lakuin untuk kedepannya. Gak suka? Ya jangan baca! Yang penting saya bebasssssssssss!
 

Site Info

Related Posts with Thumbnails

Followers

Thinking Positive, Thinking Out of The Box Copyright © 2010 Blogger Template Sponsored by Trip and Travel Guide